Monthly Archives: October 2013

Mathilda

mathilda copy

Kehidupan bisa membuat seseorang gila. Suara-suara di bawah sana, bisingnya kehidupan. Suara dapur mengepul. Juga bunga-bunga yang bermekaran. Siap dipetik. Indah. Mematikan.

Adikku yang malang, Mathilda. Dia di bawah sana mengumpulkan bunga. Terjaga setiap harinya saat matahari menanjak naik. Mengumpulkan bunga. Menjadi sasaran saat si Tuan Tanah berang. Lalu pulang ke rumah malam hari. Selalu lelah. Pergi tidur untuk keesokan harinya bangun kembali, dan mengulang hal yang sama.

Kasihan. Dia bekerja hingga ia lupa siapa dirinya. Pertanyaan yang belum tuntas terjawab. Lalu mau apa dia dalam hidup? Aku bisa melihat dia berlari menuju kematiannya. Tangan-tangan lentik itu… Tangan-tangan itu akan membunuh dirinya sendiri… Perlahan namun pasti. Bunuh diri seperti Rimbaud, di usia ketika Mathieu Delarue terjaga. Sungguh pilu.

Mathilda, menolehlah sejenak. Berhentilah sejenak. Berhentilah sejenak dari waktu yang memacumu. Dan dari tangan-tangan yang mengendalikanmu. Demi langit dan isinya, kau berhak akan dirimu.

Sunyi sejenak. Lalu ia pun menoleh.

 

Maret. 2013

Background illustration by: http://arwenarts.deviantart.com/art/BEACH-BACKGROUND-STOCK-II-147354521